Jujur aja, siapa yang pernah “meminjamkan” HP biar anak anteng sebentar? Hampir semua orang tua pasti pernah. Dan nggak ada yang salah dengan itu.
Tapi pertanyaannya: seberapa banyak sih anak-anak kita sekarang sudah terpapar gadget? Dan apa kata orang tua soal dampaknya?
Kami baru aja ngobrol bareng 732 orang tua dari seluruh penjuru Indonesia dan hasilnya cukup bikin kita semua mikir.
Sebanyak 89% anak sudah pegang gadget.
Sisanya? Hampir pasti bakal nyusul.
Dari semua orang tua yang kami survei, 9 dari 10 menyatakan anak mereka sudah menggunakan perangkat digital, entah itu smartphone, tablet, Smart TV, atau laptop. Hanya sekitar 11% yang bilang anaknya belum.
Ini bukan angka yang mengejutkan, sih. Di era sekarang, gadget sudah jadi bagian dari keseharian, termasuk untuk belajar, main, dan hiburan. Yang menarik justru soal seberapa lama anak-anak menggunakannya.
Durasi pemakaian: ada yang 1 jam, ada yang lebih dari 6 jam
Dari orang tua yang anaknya sudah pakai gadget, berikut gambarannya:
- 48,4% anak pakai gadget 2 jam atau kurang per hari, ini masih dalam rekomendasi WHO untuk anak usia sekolah
- 27% anak sudah di atas 4 jam per hari, ini yang mulai perlu perhatian
- 12,3% bahkan lebih dari 6 jam sehari, hampir setara jam kerja orang dewasa!
Yang menarik: orang tua berusia di atas 40 tahun cenderung membiarkan durasi yang lebih lama dibanding orang tua yang lebih muda. Bisa jadi karena pengawasan yang lebih longgar, atau kurang familiar dengan risiko digital.
Jadi, kita harus gimana?
Data ini bukan untuk menghakimi siapa yang “benar” atau “salah” dalam mendampingi anak berinteraksi dengan gadget. Faktanya, lebih dari separuh orang tua Indonesia sendiri masih mencari jawabannya.
Dan kami mau tahu lebih banyak tentang cerita kamu!
👉 Isi survei singkat kami di sini
Kami ingin tahu: bagaimana kamu mengatur penggunaan gadget di rumah? Apa yang berhasil, apa yang belum? Suara kamu penting banget untuk melengkapi gambar besar ini.
2 total views, 2 views today