Plastik menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari karena kebutuhan fungsionalnya. Namun, ketergantungan ini ditantang oleh lonjakan harga plastik sejak April 2026, yang dipicu oleh melonjaknya biaya bahan bakar akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Survei Jakpat menemukan sejumlah dampak yang dirasakan dari kenaikan harga plastik. Efek terbesar adalah harga kantong plastik naik (61%), disusul kantong plastik jadi berbayar (53%). Selain itu, 42% menyatakan tempat belanja tidak menyediakan kantong plastik lagi dan 37% mengaku ditawari ditawari menggunakan alternatif kantong plastik.

Oleh karena itu, sejumlah responden pun berusaha mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa beberapa barang sendiri, seperti tas belanja (71%), wadah (57%), hingga peralatan makan (48%). Ada juga yang memilih menggunakan alternatif plastik (40%) atau pakai ulang plastik yang sudah ada (37%).
Unduh laporan lengkapnya di sini.
70 total views, 70 views today